Sabtu, 30 Mei 2009

Pilih SBY berbudi…. Kembali ke Rezim Orde baru…..

PKB merupakan salah satu partai politik yang dari awal sangat getol memberikan dukungan kepada SBY sebagai kandidat presiden. Tentu saja begitu, karena PKB yang sudah berhasil mengusir Gus Dur dari rumah politik nya sendiri, memperlihatkan sikap yang secara nyata-nyata sebagai antek dari SBY.

Dukungan dari anggota DPR periode 2004-2009 dari Fraksi PKB terhadap Hak Angket tentang permasalahan pelaksanaan pemilu (DPT), ternyata membuat gusar SBY dan tentu saja pimpinan PKB mendapat teguran keras dari SBY.

Spontanitas dari sikap pimpinan PKB yang berniat merubah susunan fraksi di DPR saat ini, dimana masa jabatannya hanya tinggal beberapa bulan, memperlihatkan cara-cara orde baru dalam memberangus lawan politiknya…

Simak berita berikut ini…


Sabtu, 30/05/2009 15:23 WIB
Dukung Angket
DPP PKB Rombak Struktur FKB 1 Juni
Luhur Hertanto - detikPemilu

Jakarta - DPP PKB akan segera merombak struktur dan susunan keanggotan FKB di DPR RI. Rencana itu sebagai tanggapan atas dukungan FKB terhadap hak angket hak pelanggaran pemilih.

"Senin, akan ada restrukturisasi FKB. Kita sesuaikan dengan
perkembangan politik terkini," kata Sekjen PKB Lukman Eddy di sela-sela acara Silatnas Parpol Koalisi SBY-Boediono, Arena PRJ, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (30/5/2009).

Namun demikian, Lukman menegaskan, DPP PKB menghargai sikap 14 anggota FKB yang memberikan dukungannya atas hak angket. Tapi kebijakan DPP PKB adalah agar subtansi hak angket itu diluruskan.

"Agar lebih produktif, tidak kontra produktif," ujarnya.

Pernyataan dukungan FPB terhadap hak angket DPT terhadap pemerintah
memang dinilai agak bertentangan dengan sikap DPP PKB. Sebab pada saat
sama PKB merupakan anggota koalisi mendukung pemerintahan, baik yang
sedang berjalan maupun lima tahun ke depan.

( lh / aan )

Padahal dalam dukungan pengajukan hak angket tersebut, tentu saja anggota DPR dari PKB tersebut didasari oleh keinginan untuk menyampaikan aspirasi puluhan juta rakyat yang hak pilihnya diberangus secara sistematik…

Pilih SBY berbudi…. Kembali ke Rezim Orde baru…..

Tidak ada komentar: